PELEPASAN SISWA KELAS VI TAHUN PELAJARAN 2024/2025
--SDN 6 NGUNUT--
Momen kelulusan sekolah dasar adalah tonggak penting dalam
perjalanan pendidikan seorang anak. Alih-alih menggelar pesta mewah yang
seringkali memberatkan, pelepasan siswa SD dengan acara sederhana dapat menjadi
pilihan yang lebih bijaksana, namun tetap penuh makna dan tak terlupakan.
Kesederhanaan bukan berarti mengurangi kemeriahan, melainkan fokus pada esensi
kebersamaan, apresiasi, dan memori indah yang akan terukir di hati para siswa,
guru, dan orang tua.
Mengapa Memilih Acara Sederhana?
Ada beberapa alasan kuat mengapa pelepasan siswa SD dengan
konsep sederhana layak dipertimbangkan:
- Fokus
pada Esensi: Acara sederhana mengarahkan perhatian pada tujuan utama,
yaitu merayakan kelulusan, menghargai jerih payah siswa selama enam tahun,
dan mengucapkan terima kasih kepada guru. Ini menjauhkan fokus dari
hal-hal materialistis.
- Mengurangi
Beban Biaya: Pesta perpisahan yang mewah seringkali membutuhkan
anggaran besar, yang bisa memberatkan orang tua. Acara sederhana tentu
jauh lebih hemat, memungkinkan dana dialokasikan untuk hal-hal yang lebih
substansial.
- Melatih
Kesederhanaan dan Rasa Syukur: Mengajarkan anak-anak bahwa kebahagiaan
tidak selalu harus diukur dengan kemewahan adalah pelajaran berharga.
Acara sederhana dapat menumbuhkan rasa syukur atas apa yang telah mereka
capai.
- Suasana
Lebih Akrab dan Hangat: Lingkungan yang tidak terlalu formal
seringkali menciptakan suasana yang lebih akrab dan hangat. Ini
memungkinkan interaksi yang lebih personal antara siswa, guru, dan orang
tua.
- Ramah
Lingkungan: Dengan mengurangi penggunaan dekorasi berlebihan dan
konsumsi yang tidak perlu, acara sederhana juga dapat lebih ramah
lingkungan.
SD Negeri 6 Ngunut menyelenggarakan acara pelepasan siswa kelas VI secara sederhana melalui upacara perpisahan di linglkungan sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan sesuai instruksi yang mengimbau penyelenggaraan acara pelepasan siswa tanpa kegiatan di luar sekolah.
“Kami mengadakan upacara pelepasan kelas VI berdasarkan instruksi yang sudah disosialisasikan ke seluruh sekolah,” ujar Kepala SDN 6 Ngunut Ibu Mutini, M.Pd.
Acara tersebut diikuti seluruh siswa kelas VI tanpa ada kegiatan perpisahan di
luar lingkungan sekolah dan dilaksanakan dengan sederhana. Dalam kesempatan
itu, sekolah membagikan piagam penghargaan kepada siswa berprestasi baik di
bidang akademik.
Para siswa juga melakukan tradisi bersalaman dengan para guru sebagai
bentuk permohonan maaf sebelum meninggalkan sekolah untuk melanjutkan
pendidikan ke jenjang berikutnya. Kebijakan ini berbeda dengan tahun-tahun
sebelumnya dimana acara pelepasan siswa biasanya diselenggarakan lebih mewah.
SDN 6 Ngunut menyelenggarakan acara pelepasan siswa kelas VI tahun ajaran 2024/2025 pada Kamis, 12 Juni 2025. Bertempat di halaman sekolah,
kegiatan berlangsung secara sederhana namun penuh kehangatan dan makna. Acara
ini diikuti oleh seluruh siswa kelas VI, para guru, tenaga kependidikan, serta
perwakilan orang tua dan komite sekolah.
Acara dimulai dengan penghormatan kepada Sang Saka Merah
Putih diiringi dengan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan pelepasan
atribut sekolah dasar bagi anak-anak
kelas VI. Setelah pelepasan atribut dilanjutkan dengan sambutan-sambutan.
Sambutan pertama disampaikan Kepala Sekolah Ibu Mutini, M.Pd. Dalam pidatonya,
beliau menyampaikan rasa bangga kepada para siswa atas capaian mereka selama
menempuh pendidikan di sekolah ini.
Sambutan juga datang dari perwakilan orang tua siswa, yang mengucapkan terima kasih atas dedikasi para guru dalam mendampingi anak-anak mereka selama proses belajar.
Salah satu momen paling mengharukan dalam acara ini adalah saat Ibu Friska Irma
Sofia S.Pd., MC acara sekaligus juga guru di SDN 6 Ngunut membacakan puisi yang
membuat sebagian besar anak-anak meneteskan air mata.
Prosesi pelepasan para siswa kelas VI ini ditutup dengan para siswa secara serentak melemparkan topi sekolah mereka ke udara sebagai simbol perpisahan dan kelulusan dan dilanjutkan pelepasan balon yang ditempel kertas berisi cita-cita mereka. Prosesi tersebut disambut dengan tepuk tangan dan sorakan bahagia dari seluruh hadirin. Sebagai penutup, para siswa melambaikan tangan ke arah para guru dengan penuh haru sebagai ungkapan terima kasih dan perpisahan.
Pelepasan siswa SD dengan acara sederhana membuktikan bahwa
kemeriahan tidak selalu datang dari kemewahan, tetapi dari ketulusan,
kebersamaan, dan makna yang terkandung di dalamnya. Ini adalah kesempatan untuk
merayakan pencapaian anak-anak dengan cara yang otentik, mengajarkan mereka
nilai-nilai penting, dan menciptakan kenangan indah yang akan selalu mereka
kenang.
Penulis : Arf_29
Tidak ada komentar:
Posting Komentar